PT. Songo Aviasi Indonesia kembali dipercaya dalam pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah rawan bencana. PT. SAI memenuhi panggilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lanud Sultan Hasanuddin, dan PT. Smart Cakrawala Aviation dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan TMC ini dilaksanakan karena terjadinya cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan pada akhir Desember 2022 hingga awal Januari 2023 yang mengakibatkan banjir serta longsor di beberapa wilayah. Kegiatan ini berfokus pada Pos Komando (Posko) Sultan Hasanuddin di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dan dilaksanakan pada 11 - 22 Januari 2023. Kegiatan ini sendiri merupakan TMC pertama kali yang dilaksanakan di Sulawesi sehingga diharapkan dapat menjadi pelopor dan diterapkan pada wilayah lain dalam rangka pencegahan bencana. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, dikerahkan satu unit pesawat penabur dengan tipe pesawat Cessna Grand Caravan 208 berkode registrasi PK-SNM. Selama pelaksanaan kegiatan, dilakukan total 18 Sorti penerbangan dengan jumlah 16.500 kg bahan yang disemai. Penerbangan penyemaian difokuskan ke sisi Barat Daya hingga Barat Laut dari Kota Makassar, yaitu di wilayah perairan Selat Makassar.
Gambar di bawah ini merupakan grafik jumlah curah hujan yang di ambil dari beberapa penakar curah hujan milik BMKG di wilayah Sulawesi Selatan pada 1 Desember 2022 sampai 23 Januari 2023. Garis pada grafik menunjukkan rata-rata curah hujan, dan kotak biru menunjukkan periode kegiatan TMC. Dapat dilihat bahwa selama periode TMC, jumlah curah hujan yang terukur lebih sedikit daripada sebelum periode TMC. Hal ini menunjukkan pengaruh dari kegiatan TMC terhadap curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan.